• Tentang Kami
  • Jamaah Shalahuddin 1431 H
  • Forum
  • Buku Tamu

LDK Jamaah Shalahuddin UGM

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday25
mod_vvisit_counterYesterday105
mod_vvisit_counterThis week763
mod_vvisit_counterLast week1558
mod_vvisit_counterThis month1862
mod_vvisit_counterLast month3182
mod_vvisit_counterAll days5044
Visitors Counter

Main Menu

  • Home
  • Berita
  • Opini
  • Kajian
  • Buletin Annaba
  • Boulevard
  • Kolom

Login Form



  • Forgot your password?
  • Forgot your username?
  • Create an account

link lain

  • Dompet Shalahuddin
  • Kajasha

Era Muslim Rss Feed

Eramuslim: Berita
Berita
  • Pelatih Sepak Bola Mesir: Saya Lebih Baik Mati Kelaparan Daripada...
    "Saya bisa mengerti bahwa Israel...
  • Tak Ada Penghormatan Untuk Saddam Hussein Di Negara Arab
    Seorang dosen di Arab dipecat...
  • Organisasi Islamis, IRO Boleh Beroperasi Lagi Bangladesh
    Penanggung jawab dana bagi organisasi...
  • Pameran Buku Internasional Kairo ke-42 Segera Berakhir
    Pameran buku internasional Kairo ini...
  • Antara Khilafah dan Khalifah
    Akhir-akhir ini banyak yang mengklaim...

Designed by:
SiteGround web hosting Joomla Templates

Newsflash

Dari Abu Hurairah Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Hendaklah salam itu diucapkan dari yang muda kepada yang tua, yang berjalan kepada yang duduk, dan yang sedikit kepada yang banyak." Muttafaq Alaihi. Menurut riwayat Muslim: "Dan yang menaiki kendaraan kepada yang berjalan."
Ahlan wa sahlan di website Jamaah Shalahuddin
Masjid Kampus sebagai Miniatur Masyarakat Islami PDF Print E-mail
Written by Sofiet Isa Mashuri Setia Hati   
Wednesday, 03 February 2010 14:16

 

 

              Dalam sejarah Islam, masjid memiliki posisi sangat vital. Masjid tidak hanya diposisikan sebagai tempat ibadah semata. Masjid bukan hanya sebuah bangunan tempat dimana umat Islam melakukan shalat, zikir, membaca al Qur’an, i’tikaf. Masjid ternyata lebih difungsikan untuk membangun sebuah peradaban besar dunia. Di dalam masjid lah umat dibina, strategi dakwah disusun,dan permasalahan umat dipecahkan. Tak ayal, dalam sejarah, Rasul SAW melakukan dua hal besar sesampainya di Madinah dalam hijrahnya: mempersaudarakan Muhajirin dengan Anshar dan mendirikan Masjid yang kemudian dikenal sebagai Masjid Nabawi.

Dari sini lah kita semua harus sepakat bahwa masjid adalah pusat seluruh aktivitas umat Islam. Kondisi dimana umat merasa masjid sebagai rumah pertama dan utamanya. Umat akan merasakan kerinduan yang amat sangat tatkala jauh dari masjid. Dari masjid lah umat Islam hidup dan mengabdi hingga akhirnya syahid menemui Sang Khaliq.

Write comment (0 Comments)
Last Updated on Sunday, 07 February 2010 21:51
Read more...
 
Mencari Wajah Islam Indonesia PDF Print E-mail
Written by Sofiet Isa Mashuri Setia Hati   
Thursday, 04 February 2010 13:05

 

 

64 tahun sudah bangsa ini dengan lantangnya mengumandangkan kemerdekaan atas koloni penjajahan. Dengan penuh percaya diri Soekarno-Hatta mewakili bangsa ini menyatakan dirinya sebagai bangsa dan negara yang bebas. Bebas menentukan nasibnya. Bebas mengambil kebijkan atas tanah dan darahnya sendiri. Dan bebas dari segala hegemoni intervensi dunia.

Kita sepakat dan harus sepakat bahwa 64 tahun bukanlah masa yang singkat. 64 tahun bukanlah waktu yang sebentar untuk mencari konsep Indonesia sebagai negara bangsa yang merdeka. Cukup!

Write comment (0 Comments)
Last Updated on Sunday, 07 February 2010 21:44
Read more...
 
Paradigma Penyelesaian Konflik Palestina-Israel PDF Print E-mail
Written by Megantara Vilanda Setyawan   
Sunday, 17 January 2010 20:56

“Dari Abu Hurairah ra dari Nabi SAW , “ Tidak akan terjadi kiamat hingga kaum Muslim memerangi  Yahudi, kemudian kaum Muslimin memerangi mereka sampai akhirnya orang-orang Yahudi (berlarian ) berlindung di balik batu dan pepohonan. Lalu batu dan pepohonan itu berkata, wahai muslim ….wahai hamba Allah …ini ada orang Yahudi bersembunyi di belakangku, kemari, dan bunuhlah dia. “

[HR. Bukhari dan Muslim ]

 

Hadits di atas memberi peringatan kepada kita dan seharusnya juga kepada seluruh pemimpin di negeri-negeri muslim bahwasanya sudah menjadi sebuah sunatullah, Yahudi dengan institusi negaranya yaitu Israel akan terus berperang secara sengit dengan kaum muslimin hingga hari kiamat. Inilah yang saat ini terjadi di tanah suci palestina. Hingga saat ini kedhzoliman Israel terhadap rakyat Palestina lebih-lebih kepada rakyat di Jalur Gaza, masih saja berlanjut dan akan terus berlanjut selama para penguasa negeri-negeri muslim masih saja tetap bungkam, tidak bertindak, tidak menyadari, seolah-olah lupa dengan peringatan Rosulullah ini.

Write comment (0 Comments)
Last Updated on Sunday, 07 February 2010 11:46
Read more...
 
Ternyata Valentine Days Adalah... PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Thursday, 04 February 2010 14:53

Kajian Selasa 02 February 2010

Ustadz Fadly Reza

Tema : Ternyata Valentie Days adalah…

Valentine’s day dimulai pada zaman romawi dahulu. Dimana ada seorang pendeta yang bernama Valentinus (atau siapalah namanya tidak ada yang tahu dengan pasti). Pendeta itu merupakan pendeta yang terkenal dengan kasih sayangnya. Oleh karena itu, hari kelahirannya diperingati dengan saling bertukar kado yang berisi coklat. Acara tukar menukr kado tersebut dilanjutkan dengan acara berzina beramai-ramai sampai keesokan harinya. Hal tersebut juga merupakan acara pemujaan terhadap dewi kesuburan (menurut kepercayaan romawi). Wanita yang kemudian hamil setelah perzinaan tersebut (naudzubillahmindzalik) dianggap telah mendapat berkah dari sang dewi kesuburan .

Write comment (0 Comments)
Last Updated on Monday, 08 February 2010 13:42
Read more...
 
Terhadap 100 Hari Kinerja Pemerintahan SBY-Boediono PDF Print E-mail
Written by Megantara Vilanda Setyawan   
Thursday, 28 January 2010 23:50

(Mengkritik boleh, namun apresiasi juga mesti diberikan) 

Tanggal 28 Oktober 2010, telah genap 100 hari pemerintahan SBY-Boediono. Ribuan masa dari berbagai macam komponen masyarakat, mulai dari mahasiswa, kaum akademisi, hingga buruh  turun ke jalan untuk berunjuka rasa. Demo besar-besaran ini berlangsung serentak di berbagai kota di Indonesia. Namun, yang menarik adalah yang terjadi di Jakarta, selain ada pihak pengunjuk rasa yang kontra terhadap pemerintahan SBY-Boediono dan ini jumlahnya mayoritas, ada juga pihak yang Pro SBY-Boediono. Seperti yang dilansir oleh media massa, mereka tumplek jadi satu di depan gedung istana merdeka. Dan yang perlu di apresiasi, tidak terjadi bentrokan antar pihak yang kontra dengan yang Pro. Secara umum di seluruh Indonesia, aksi demonstrasi pada hari tersebut bisa dikatakan aman dari provokasi pihak-pihak yang ingin memicu kericuhan.           

Write comment (0 Comments)
Last Updated on Sunday, 07 February 2010 11:46
Read more...
 
Letupan Wirausaha Tanpa Batas PDF Print E-mail
Written by Megantara Vilanda Setyawan   
Thursday, 28 January 2010 23:53

Kabar gembira bagi para mahasiswa yang mempedulikan kemiskinan di Indonesia. Pemerintah akhirnya mencanangkan program kredit usaha untuk para  sarjana. Para mahasiswa yang baru saja lulus, dapat meperoleh modal usaha dengan syarat ijazah kelulusan sebagai jaminannya. Ini merupakan suatu langkah positif pemerintah yang perlu diapresiasi dan ditindaklanjuti oleh para mahasiswa. Karena, masalah kemiskinan tidak akan terselesaikan tanpa diimbangi dengan bertambahnya jumlah pengusaha baru. Para mahasiswa yang terkenal dengan letupan-letupan idealismenya perlu menyikapi masalah kemiskinan ini dengan menjadi pengusaha sebagai alternatif solusi pewujudan cita-cita Undang-Undang Dasar 1945, yaitu memajukan kesejahteraan umum.  Ada beberapa potensi manfaat yang dapat dihasilkan ketika program ini dapat berjalan dengan baik.

Write comment (0 Comments)
Last Updated on Friday, 29 January 2010 06:14
Read more...
 
Jangan Hanya Mau Sekedar Belajar PDF Print E-mail
Written by Chalis   
Monday, 25 January 2010 00:49


 Menuntut ilmu wajib atas tiap muslim (baik muslimin maupun muslimah).

(HR. Ibnu Majah)

 

Menjadi kewajiban untuk menuntut ilmu bagi setiap muslim kapan dan di manapun, siapapun dia. Hikmah Allah subhana wata’ala ada di mana-mana dan menjadi hak kita untuk mengambilnya. Tidak ada penjelasan spesifik dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia tentang belajar, maka penulis mengartikan belajar dalam arti yang biasa kita fahami. Yaitu segala proses menuntut ilmu di manapun tempatnya dan apapun bentuknya adalah belajar.

Coba kita bertanya kepada diri kita saat pertama kali kita mengisi form registrasi atau saat pertama berniat bergabung dalam sebuah organisasi. Motivasi macam apa yang membuat kita tergerak ke sana? Pernahkah terbersit dalam hati kita untuk belajar dalam organisasi yang saat ini kita ikuti? Menjadi prioritas nomor berapakah keinginan untuk belajar tersebut?


“Sesungguhnya setiap amalan hanyalah tergantung dengan niat-niatnya dan setiap orang hanya akan mendapatkan apa yang dia niatkan, maka barangsiapa yang hijrahnya kepada Allah dan RasulNya maka hijrahnya kepada Allah dan RasulNya dan barangsiapa yang hijrahnya karena dunia yang hendak dia raih atau karena wanita yang hendak dia nikahi maka hijrahnya kepada apa yang dia hijrah kepadanya”. (HR. Bukhari-Muslim dari ‘Umar bin Khoththob radhiallahu ‘anhu sebagai hadits pertama dalam hadits Arba’in Imam An Nawawy yang masyhur)

Write comment (3 Comments)
Last Updated on Wednesday, 27 January 2010 06:39
Read more...
 
Industri Politik di Indonesia PDF Print E-mail
Written by Megantara Vilanda Setyawan   
Wednesday, 20 January 2010 12:55

Tidak hanya untuk komoditas barang atau jasa saja yang bisa dikaitkan dengan dunia industri, perpolitikan di negeri ini pun bisa dianalogikan sebagai sebuah industri pula. Pasalnya, perpolitikan di Indonesia juga ada investor, perusahaan, barang/jasa, dan konsumen, seperti di dalam dunia industri barang/jasa. Pihak Investor akan memodali Perusahaan untuk bisa menjalankan aktivitas bisnis dengan optimal. Perusahaan kemudian memproduksi barang/jasa dan memasarkannya ke konsumen. Konsumen pun akhirnya yang akan membeli produk perusahaan tersebut.

Dalam hal ini, Baik partai maupun tokoh masyarakat bisa menjadi barang daganganya. Sedangkan investornya adalah sang pemilik kepentingan : bisa pengusaha, kelompok tertentu, atau golongan. Namun, secara faktual, pengusaha lah yang sebenarnya dominan dalam memberi pengarahan kepada kebijakan partai. Perusahaannya adalah partai. Dan, konsumennya adalah masyarakat luas ini.

Write comment (0 Comments)
Last Updated on Sunday, 07 February 2010 21:48
Read more...
 
Urgensi Kaderisasi LDK PDF Print E-mail
Written by Sofiet Isa Mashuri Setia Hati   
Monday, 18 January 2010 21:20
Dakwah kampus menyimpan nilai-nilai strategis yang tak pernah berubah. Sementara pelaku dakwah, kondisi yang meliputinya, strategi yang diterapkan, serta perspektif analisa dalam menentukan gerak lembaga dakwah kampus (LDK) akan berubah setiap saat. Pertanyaanya, mampukah kita bertahan dalam menghadapi semua tantangan tersebut?
Write comment (1 Comment)
Last Updated on Monday, 18 January 2010 22:39
Read more...
 

Yang sedang Online

We have 2 guests online

Polling

Bagaimana menurut anda fasilitas pelayanan kajian di masjid kampus UGM?
 

Agenda Terdekat

Musyawarah Kerja Jamaah Shalahuddin 1431 H
LDK Jamaah Shalahuddin UGM, Powered by Joomla!; Joomla templates by SiteGround vBulletin hosting provider!

valid xhtml valid css